Go to content Go to navigation Go to search

Papers

Akar-Akar Liberalisme di Indonesia

(The Roots of Islamic Liberalism in Indonesia)

“Liberalisme Islam” atau “Islam liberal” adalah salah satu karakterisasi terhadap gerakan kebangkitan Islam yang dimulai sejak abad ke-19. Istilah ini merujuk kepada sikap umum para pembaru Muslim dalam menghadapi kondisi umat Islam, khususnya dalam bidang pemikiran. Istilah “liberal” sendiri baru digunakan belakangan. Paling tidak sejak tahun 1950-an, ketika para sarjana di Barat mulai banyak menulis tentang fenomena modern kebangkitan Islam.

Source: TUK, Jakarta, 27 January 2006

15/12/07 07:30 PM Comment

Pengkafiran di Era Pemikiran

(Blasphemy Charges in the Era of Thought)

Di negara-negara Muslim, pengkafiran tak pernah berkahir, bahkan kini ada kecenderungan semakin menguat. Sejak Khomeini mengeluarkan fatwa mati untuk Salman Rushdi pada awal tahun 1980-an, kebebasan berpikir menjadi sesuatu yang menakutkan di dunia Islam. Faraj Fouda, Naguib Mahfudh, Nawal Sa’dawi, Fatima Mernissi, Muhammad Arkoun, dan Muhammad Ahmad Khalafallah, adalah nama-nama yang terkena pasal “kebebasan berpikir.” Mereka difatwa kafir karena pandangan-pandangan yang dianggap tidak sejalan dengan Ortodoksi Islam. Sebagian mengalami kekerasan dan pembunuhan (seperti yang terjadi pada Fouda), dan sebagian lainnya mengalami pengusiran (seperti yang terjadi pada Abu Zayd).

21/07/06 10:27 AM