Articles
(NKRI Is Final)
Biasanya saya kurang suka dengan fatwa-fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI). Alasannya karena fatwa-fatwa itu cenderung punya dampak negatif bagi tatanan kehidupan bermasyarakat ketimbang memberikan sebuah solusi yang tepat (misalnya fatwa soal Ahmadiyah). Tapi, saya merasa senang mendengar fatwa terbaru MUI tentang bentuk negara RI, yakni NKRI, sebagai sesuatu yang sudah final.
Source: Jaw Pos, 12 June 2006
28/08/08 06:00 AM [1]
(Attitude of State toward Deviant Sects)
Perilaku negara dan tokoh agama dalam menyikapi aliran dan kelompok agama yang dianggap sesat akhir-akhir ini memunculkan persoalan serius menyangkut kebebasan dan hak-hak individu di negeri kita. Setiap kali ada kelompok agama atau keyakinan baru yang muncul, reaksi yang diperlihatkan para tokoh Islam dan kaum Muslim secara umum tampak sangat berlebihan. Jika bukan dihakimi langsung, kaum Muslim ramai-ramai menuntut polisi dan aparat pemerintah untuk memberangusnya; seringkali dengan cara yang merendahkan dan mempermalukan martabat seseorang.
Source: Koran Tempo, 22 December 2007
27/08/08 11:43 AM [2]
(Prime Prophet and Secondary Prophet)
Salah satu doktrin utama yang dijunjung tinggi kaum muslim adalah keyakinan tentang Muhammad sebagai nabi pamungkas (khatam al-nabiyyin). Begitu sucinya doktrin ini, para ulama berpandangan bahwa siapa saja yang melanggarnya dapat dianggap murtad atau keluar dari Islam. Menurut hukum Islam (fikih), seorang yang murtad haruslah dibunuh. Para ahli fikih sepakat bahwa pemerintahlah yang harus menjalankan hukuman, namun seorang ulama dari mazhab Syafi’i berpendapat bahwa hukuman itu bisa dilaksanakan secara individual jika pemerintah tak mampu melaksanakannya.
Source: Tempo, 28 Januari 2008
26/08/08 08:51 AM [5]
(Ibn Rushd, Kant, and the Project of Islamic Enlightenment)
Sejarah pemikiran dan filsafat Barat kerap menganggap Immanuel Kant (w. 1804) sebagai puncak dari era Pencerahan yang terjadi di Eropa pada abad ke-18. Era Pencerahan sendiri merupakan puncak dari gelombang perubahan besar Revolusi (dalam bidang sains), Renesans (seni dan filsafat), dan Reformasi (agama) yang terjadi pada abad ke-15 dan ke-16. Pada gilirannya, gelombang perubahan besar ini merupakan dampak langsung dari berbagai pengaruh dan interaksi budaya dan ilmu pengetahuan yang terjadi sepanjang abad ke-13 dan ke-14. Salah satu sumber yang memberikan pengaruh sangat besar bagi perubahan di Eropa adalah ilmu pengetahuan dan pemikiran filsafat yang datang dari dunia Islam.
Source: Bentara Kompas, 2 March 2005
25/08/08 05:00 AM [1]
(Islamic Iconoclasm)
Dalam bahasa Inggris, perbuatan atau kegiatan itu disebut “iconoclasticism.” Saya tak tahu apa istilah Indonesianya yang tepat. Tapi, secara umum, iconoclasticism berarti tindakan penghancuran patung, lukisan, monumen, atau simbol-simbol (icons), baik karena alasan teologis maupun politis.
Source: Jawa Pos, 18 July 2005
24/08/08 02:00 AM
« Previous